Beranda > Studi Islam > Pengertian Agama

Pengertian Agama

Ada tiga istilah yang dikenal tentang agama, yaitu: agama, religi dan din.

Secara etimologi, kata agama berasal dari bahasa Sangsekerta, yang berasal dari akar kata gam artinya pergi. Kemudian akar kata gam tersebut mendapat awalan a dan akhiran a, maka terbentuklah kata agama artinya jalan. Maksudnya, jalan untuk mencapai kebahagiaan.

Di samping itu, ada pendapat yang menyatakan bahwa kata agama berasal dari bahasa Sangsekerta yang akar katanya adalah a dan gama. A artinya tidak dan gama artinya kacau. Jadi, agama artinya tidak kacau atau teratur. Maksudnya, agama adalah peraturan yang dapat membebaskan manusia dari kekacauan yang dihadapi dalam hidupnya, bahkan menjelang matinya.

Kata religi–religion dan religio, secara etimologi — menurut  Winkler Prins dalam Algemene Encyclopaedie–mungkin sekali berasal dari bahasa Latin, yaitu dari kata religere atau religare yang berarti terikat, maka dimaksudkan bahwa setiap orang yang  ber-religi adalah orang yang senantiasa merasa terikat dengan sesuatu yang dianggap suci. Kalau dikatakan berasal dari kata religere yang berarti berhati-hati, maka dimaksudkan bahwa orang yang ber-religi itu adalah orang yang senantiasa bersikap hati-hati dengan sesuatu yang dianggap suci.

Sedangkan secara terminologi, agama dan religi ialah suatu tata kepercayaan atas adanya yang Agung di luar manusia, dan suatu tata penyembahan kepada yang Agung tersebut,  serta suatu  tata  kaidah yang mengatur hubungan manusia dengan yang Agung, hubungan manusia dengan manusia dan hubungan manusia dengan alam yang lain, sesuai dengan tata kepercayaan dan tata penyembahan tersebut.

Berdasarkan pengertian tersebut, maka pada agama dan religi terdapat empat unsur penting, yaitu: 1) tata pengakuan atau kepercayaan terhadap adanya Yang Agung, 2) tata hubungan atau tata penyembahan terhadap yang Agung itu dalam bentuk ritus, kultus dan pemujaan, 3) tata kaidah/doktrin, sehingga muncul balasan berupa kebahagiaan bagi yang berbuat baik/jujur, dan kesengsaraan bagi yang berbuat buruk/jahat, 4) tata sikap terhadap dunia, yang menghadapi dunia ini kadang-kadang sangat terpengaruh (involved) sebagaimana golongan materialisme atau menyingkir/menjauhi/uzlah (isolated) dari dunia, sebagaimana golongan spiritualisme.

Selanjutnya, kata din–secara etimologi–berasal dari bahasa Arab, artinya: patuh dan taat, undang-undang, peraturan dan hari kemudian. Maksudnya, orang yang berdin ialah orang yang patuh dan taat terhadap peraturan dan undang-undang Allah untuk mendapatkan kebahagiaan di hari kemudian.

Oleh karena itu, dalam din terdapat empat unsur penting, yaitu: 1) tata pengakuan terhadap adanya Yang Agung dalam bentuk iman kepada Allah, 2) tata hubungan terhadap Yang Agung tersebut dalam bentuk ibadah kepada Allah, 3) tata kaidah/doktrin yang mengatur tata pengakuan dan tata penyembahan tersebut yang terdapat dalam al-Qur`an dan Sunnah Nabi, 4) tata sikap terhadap dunia dalam bentuk taqwa, yakni mempergunakan dunia sebagai jenjang untuk mencapai kebahagiaan akhirat.

Sedangkan menurut terminologi, din adalah peraturan Tuhan yang membimbing manusia yang berakal dengan kehendaknya sendiri untuk kebahagiaan dan kesejahteraan di dunia dan di akhirat.

Berdasarkan pengertian din tersebut, maka din itu memiliki empat ciri, yaitu: 1) din adalah peraturan Tuhan, 2) din hanya diperuntukkan bagi manusia yang berakal, sesuai hadis Nabi yang berbunyi: al-din huwa al-aqlu la dina liman la aqla lahu, artinya: agama ialah akal tidak ada agama bagi orang yang tidak berakal, 3) din harus dipeluk atas dasar kehendak sendiri, firman Allah: la ikraha fi al-din, artinya: tidak ada paksaaan untuk memeluk din (agama), 4) din bertujuan rangkap, yakni kebahagiaan dan kesejahteraan dunia akhirat

  1. warung singkawang
    24 pukul 4:53 am

    Cukup menarik

  2. 12 pukul 5:52 pm

    ass. bang admin saya ijin mengambil referensi dari web ini sebagai pelengkap buku.

  3. dadan
    02 pukul 1:09 am

    bang mksih buat artikelnya

  4. 24 pukul 11:52 pm

    informasinya sangat inspiratif gan menarik sekali, salam kenal

  5. 5ruz
    13 pukul 12:13 am

    siapa penulis blog ni sebab saya perlu buat citation sbb amik definisi agama dri blog ni.
    papun, blog ni bnyak mmbntu. jzzk.

  6. dani
    15 pukul 3:57 pm

    assalammualaikum,mohon izin untuk mengcopy artikel ini.

  7. 18 pukul 10:02 pm

    mohon ijin akhi, ana mau cofy artikel ini buat referensi. syukron

  8. sundari
    28 pukul 6:55 am

    assammualaikum, mohon izin u/ mengcopy artikel ini…

  9. nury
    02 pukul 8:34 am

    syukron iLmu’nya,
    ana izinn untuk mnjdikan artikel ini sbg rfrensii..

  10. 09 pukul 11:10 am

    Top banget …

  11. 30 pukul 12:41 pm

    assalamu alaikum wr.wb.

    _ agar smua tau, hakekat agama itu apa?
    _ sblum adanya agama, berarti harus mencari dulu siapa yg akan disembah sbelum disembah. karena agama sendiri sbagai media/sarana untuk menyembah. seperti dlm firman Alloh ; Awwalu dinni ma,rifatullahi ta,alaa.
    …sukron….

  12. 14 pukul 6:51 am

    Hello, Neat post. There is an issue with your web site in internet explorer, would check this?
    IE still is the market chief and a huge part of folks will leave
    out your excellent writing due to this problem.

  13. 17 pukul 10:47 am

    Thank you, I’ve just been searching for info about this subject for a long time and yours is the greatest I have came upon so
    far. But, what about the bottom line? Are you certain in regards to the source?

  14. abdullah afandi
    03 pukul 12:26 pm

    BAIK SBG REFERENSI MAHASISWA

  15. 01 pukul 9:13 pm

    بسم الله الرحمن الرحيم

    السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

    Agama yang bermacam-macam di dunia ini dari sudut pandang Allah terbagi menjadi 2 kelompok.

    Dua macam agama:
    1. Agama Allah (دين الله)
    2. Non Agama Allah (غير دين الله)
    Ini merujuk ke ayat berikut:
    أَفَغَيْرَ دِينِ اللَّهِ يَبْغُونَ وَلَهُ أَسْلَمَ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ طَوْعًا وَكَرْهًا وَإِلَيْهِ يُرْجَعُونَ

    Maka apakah mereka menghendaki selain (non) agama Allah, padahal kepada-Nya-lah menyerahkan diri segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan suka maupun terpaksa dan hanya kepada Allahlah mereka dikembalikan.

    Ayat ini menjadi dasar atas pengelompokan agama: agama Allah dan sekaligus non agama Allah. Ayat yang lain seperti يدخلون في دين الله افواجا

    Selengkapnya dijelaskan di

    http://jalanallah.wordpress.com/2014/09/13/agama-islam-atau-agama-allah/

    • 25 pukul 9:12 pm

      Sangat ngawur pendapat anda ini, ayat2 yg anda jadikan dalil itu tidaklah tepat, karena pada saat ayat2 di atas di turunkan Allah belum menyempurnakan ajaran Nya dan menamai nya Islam dan meridhai nya sebagai satu satu nya Aturan dari Alloh ( Anda ini Islam Liberal kah? )

      Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah, (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah kefasikan. Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
      (QS: Al-Maidah Ayat: 3)

  1. 09 pukul 5:26 pm

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

%d blogger menyukai ini: